Cara Latihan Fitness Pada Bulan Puasa

infosaudara – Tidak terasa kita sudah akan memasuki bulan ramadhan, bulan dimana kita menahan untuk tidak makan, minum dan semua yang dapat membatalkan puasa.

Saat puasa proses metabolisme tubuh lebih rileks dalam bekerja. Hal ini dapat membuat hormon pertumbuhan (GH) lebih banyak keluar, GH atau hormon pertumbuhan sangat dibutuhkan tubuh untuk membangun otot dan sel sel lainnya. Selain itu puasa juga mengakibatkan lipolytic lebih aktif dalam bekerja.Lipolytic bisa membuat tubuh Anda lebih banyak membakar lemak, dan juga mengontrol kadar glukosa dalam darah, jadi sangat baik bagi penderita diabetes.

Karena hampir memasuki bulan suci ramadhan maka kami akan berbagi sedikit tips untuk tetap berolahraga. Meski sedang menjalankan ibadah puasa tidak berarti untuk tidak beraktivitas seperti olahraga. Tentunya dengan intensitas yang sedikit berkurang dari biasanya, karena asupan nutrisi yang berkurang pada siang hari.

Saat puasa energi tentunya berkurang dan waktu yang mungkin akan lebih sempit, maka untuk tetap melakukan latihan fitness bisa Anda atur seperti sore hari sebelum berbuka, atau malam hari sesudah sholat tarawih.

Namun untuk sore hari jangan melakukan latihan fitness terlalu keras atau durasi yang terlalu panjang. Anda bisa menggunkan 50 – 75% dari hari biasa. Jika biasanya anda mengangkat beban 50kg maka 25 – 30kg, dan durasi juga sama harus Anda kurangi.

Apabila Anda merasa badan kurang fit untuk melakukan latihan maka lebih baik istirahatkan badan Anda terlebih dahulu. Jika Anda memaksakan untuk latihan maka akibatnya bisa dehidrasi dan menimbulkan cidera.

Segera hentikan latihan jika Anda merasa pusing saat latihan. Ini adalah sinyal dari badan yang menunjukan bahwa tubuh kekurangan glikogen sebagai sumber energi. Tubuh anda butuh waktu untuk beradaptasi dengan latihan pada kondisi berpuasa.

Jika Anda tidak sanggup untuk melakukan latihan selama 60 menit, lakukan untuk pertama kali selama 20 menit, Kemudian bisa Anda tambah menjadi 25 atau 30 menit di latihan berikutnya.

Untuk memaksimalkan latihan Anda baiknya saat sahur konsumsi makanan berprotein tinggi dan lambat serap, dan juga karbohidrat kompleks yang dapat memasok energi secara perlahan. Untuk protein Anda bisa gunakan susu atau protein kasein, dan untuk karbohidrat kompleks bisa didapat dari oatmeals, ubi atau beras merah

Saat berbuka konsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging merah, dada ayam, atau susu. Dan untuk mengganti energi yang hilang Anda bisa mengkonsumsi oatmeals, nasi merah atau ubi.

Kesimpulan : Puasa tidak menjadi penghalang untuk tetap beraktifitas dan latihan fitness.

 

sumber berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *