Bikin Malu! Bupati Lampung Utara yang Dicokok OTT KPK Kader Muda Nasdem

infosaudara.com – KPK kembali menggelar OTT. Kali ini, Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, menjadi pesakitan yang tercokok Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK tersebut. Setelah tim redaksi infosaudara.com melakukan penyelidikan, terkuak bahwa Bupati terciduk tersebut adalah kader muda Partai Nasdem.

Begini profil Bupati Lampung Utara itu sebagaimana terangkum dari berbagai sumber:

Sebagaimana tercantum dalam situs Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara lahir di Kotabumi, Lampung Utara pada 17 Agustus 1982. Dia merupakan putra dari mantan Bupati Way Kanan, Tamanuri. Sebelum terpilih menjadi bupati, Agung mejabat sebagai Camat Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Kemudian, dia terjun di pemerintahan menjadi Sekretaris Lurah Blambangan Umpu, Kabupaten Way kanan, Lampung.

Agung kemudian tak ketinggalan ikut serta di ajang Pilkada Lampung Utara pada 2013 silam. Saat itu, dirinya memperoleh suara terbanyak dengan 162.427 suara (49,19 persen). Raihan itu jauh mengungguli lawannya, ZA hanya memperoleh 127.163 (38,51 persen) dan M. Yusrizal mendapatkan 34.778 suara (10,53 persen).

Tak pelak, hasil tersebut membawanya menduduki jabatan Bupati Kabupaten Lampung Utara periode 2014-2019. Saat itu, dirinya berusia 32 tahun. Publik melihatnya sebagai sosok pemimpin muda potensial.

Sebagaimana dilansir Antara, Agung bersama pasangannya, Paryadi, pada Pilbup Lampung Utara 2013 diusung oleh PKS, Partai Hanura, PKB, PPP, dan PKPI. Agung sendiri merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Lampung Utara.

KPK melakukan OTT terhadap Agung. Sebagai informasi, Agung diciduk KPK terkait dugaan suap proyek di Dinas PU atau Koperindag Lampung Utara. Dalam penangkapan tersebut, KPK mengamankan sejumlah uang sebagai barang bukti. KPK juga melakukan penyegelan di sejumlah lokasi.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, pada Minggu (6/10/2019) menduga uang tersebut terkait proyek pemerintahan. “Kasus ini diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara,” jelas Laode.

Masih belum jelas benar informasi terkait besaran uang yang diamankan KPK. dalam keterangannya, Laode juga juga belum menjelaskan ikhwal perihal tentang uang tersebut.

Dalam penangkapan tersebut, KPK turut mengamankan dua orang kepala dinas dan seorang perantara bersama Agung. Belum diketahui persis kasus yang menyebabkan pihak-pihak itu terjaring OTT KPK.

“Pihak yang diamankan yaitu Bupati, dua Kepala Dinas serta seorang perantara,” lanjut Laode. Selanjutnya, Bupati Lampung Utara ini akan digiring KPK ke Jakarta  pada Senin, 7 Oktober 2019. KPK pun berkejaran dengan waktu, mengingat batasan 1×24 jam sebelum menentukan status hukum keempat orang yang diciduk dalam OTT tersebut. Sementara ini, dalam pemeriksaan semuanya masih berstatus sebagai saksi. (IS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *